BERBUAT PEDULI KASIH MESKI KECIL

SEBUAH PENGALAMAN PELAYANAN DIAKONIA KARITAS JULI 2007

Setelah semua anak-anak masuk sekolah di seluruh Indonesia, seminggu sesudah itu, kami diberitahu bahwa ada anak tamatan SMP yang belum punya sekolah. Ia tidak terdaftar di sekolah manapun karena ketiadaan biaya sekolah. Anak itu lulus ujian negara tahun 2007 dengan nilai matematika 10 (sepuluh). Anak itu jelas mampu sekolah lanjut dan ia memang berharap dapat bersekolah lanjut. Oleh karena itu pada musim pendaftaran ia juga mendaftar ke sebuah sekolah. Tetapi orangtuanya minta supaya dicabut saja dan meminta anak itu ke sekolah yang ditunjukkan oleh orangtuanya, karena menurut berita burung sekolah di tempat itu gratis. Tetapi ternyata sekolah yang ditunjuk itu tidak sesuai dengan iman anak itu. Dan sekolah itu ternyata sekolah agama dari agama lain. Jadilah anak itu tidak bersekolah.

Orangtuanya memang lagi jatuh miskin karena usahanya sepi. Ia bekerja sebagai tukang tambal ban sepeda motor di pinggir jalan. Sudah setahun sangat kurang pendapatannya sehingga sudah menjual barang-barangnya yang tidak banyak itu untuk hidup sehari-hari. Itulah sebabnya anak itu tidak sekolah selagi semua anak di Indonesia bersekolah, semua teman-temannya masuk sekolah. Ia salah satu dari ribuan, bahkan jutaan anak yang drop out saat itu.

Setelah kami kunjungi, ternyata anak itu masih kuat kemauannya untuk sekolah. Dan kami dari pelayanan diakonia karitas berusaha agar anak itu dapat sekolah dengan mencari sekolah yang masih mau menerima murid dan mencari donatur yang punya peduli kasih agar biayanya dapat diselesaikan juga. Tak hanya itu, perlengkapan sekolah juga butuh biaya yang bagi golongan miskin atau diperhalus dengan istilah tidak mampu juga tetap tak terselesaikan. Maka dengan hanya membantu uang sekolah saja memang tidak cukup, ancaman drop out tetap diujung jurang.

Syukur kepada Tuhan, akhirnya Tuhan berkehendak agar anak itu masih bisa bersekolah. Sekarang anak itu sudah bisa bersekolah, ia bagaikan bangkit kembali dari keputus-asaan karena ketidak berdayaan keluarganya dalam membiayainya sekolah. Terimakasih kepada semua fihak yang telah menjadi kepanjangan tangan Tuhan untuk mewujudkan kasih bersama kami pelayanan diakonia karitas..

Salam
Br. Yoanes FC


KALAU TAK ADA YANG BERBUAT MESKI KECIL DAN DALAM KETERBATASAN, TAK AKAN TERJADI APAPUN DI DUNIA INI.

BERBAGILAH MESKI SEDIKIT, KARENA ITU BERARTI KITA MULAI DAN SUDAH BERBUAT UNTUK TERJADINYA SESUATU DI DUNIA INI YANG BOLEH JADI BESAR AKIBATNYA NANTI. HANYA TUHAN YANG TAHU.